Alqoshiduun

Juni 10, 2009

Bantahan terhadap Orang yang Mengingkari Adzab Kubur

Filed under: Tadzkirah — alqoshiduun @ 4:36 am

Ada golongan yang tidak mempercayai adanya nikmat dan siksa kubur. Mereka mengatakan: Kami pernah membongkar kuburan, namun kami tidak menemukan malaikat yang buta maupun yang bisu, yang memukuli mayat dengan alat pemukul dari besi. Di sana kami tidak menemukan ular dan kalajengking maupun api yang menjilat-jilat.

Jika kami membuka keadaan orang yang telah dikubur itu, tentu kami temukan bahwa keadaannya tidak juga berubah. Sekiranya kami dahulu melumuri matanya dengan air raksa dan biji sawi
di dadanya, kami tentu akan mendapatkannya tetap seperti keadaanya ketika dulu.

Lalu, bagaimana kubur itu bisa diluaskan sejauh mata memandang, atau disempitkan padanya, sementara kami mendapatkannya tetap seperti itu. Sementara itu, luas kuburannya juga tetap dalam keadaan seperti semula ketika kami menggali liang tersebut, tidak berkurang dan tidak pula bertambah.

Bagaimana liang lahat yang sesempit itu cukup untuknya sekaligus untuk malaikat yang akan menghiburnya atau menakut-nakutinya?
Sementara itu, saudara-saudara mereka dari kalangan ahli bid‘ah dan ahli kesesatan lainnya mengatakan: “Setiap hadits yang tidak bisa diterima oleh akal dan perasaan menunjukkan kesalahan yang mengucapkannya.”

Mereka juga mengatakan: “Kami melihat sendiri orang yang disalib di kayu selama sekian lama tidak pernah ditanya dan juga tidak pernah bisa menjawab, tidak bergerak, serta tidak ada bekas pada tubuhnya bahwa ia terbakar. Orang yang mati dimangsa binatang buas, atau dijadikan sebagai santapan burung, atau ditelan ikan paus yang kemudian tubuhnya terpenjcar di mana-mana, maka bagaimana ia bisa ditanya jika tubuhnya tercecer-cecer seperti itu? Bagaimana bisa dibayangkan adanya pertanyaan dua orang malaikat kepada orang yang keadaannya seperti itu? Bagaimana mungkin kubur yang seperti itu bisa berubah menjadi sebuah taman surga atau kubangan api neraka? Bagaimana mungkin liang lahat itu berubah menjadi sempit dan menghimpit orang yang ada di dalamnya sehingga tulang belulangnya remuk?”

Karena itu, kami akan menyebutkan beberapa hal untuk menjawab persoalan di atas.

(more…)

Iklan

Blog di WordPress.com.